Muhasabah Diri. Ya Allah, pinjamkan aku 1 hari sahaja lagi

Join Telegram Taman Ilmu Di Bawah

Telegram

Perlahan….tubuhku diturunkan ke dalam lu bang yang sempit…_
Namun dengan cepat kemudian badanku ditimbun tanah
Lalu semua orang mening galkanku
Masih terdengar jelas langkah kaki mereka

Join Group Kami Sokong Ustaz Ebit Lew
Kami Sokong Ustaz Ebit Lew

Kini aku sendirian…!_di tempat yang gelap, tak pernah terbayangkan
Sekarang aku sendiri, menunggu ujian
Suami/istri belahan jiwa pun pergi

Anak… yang di tubuhnya mengalir da rahku… juga pergi
Apalagi sahabatku… kawan dekat… rekan bisnis…

Ternyata aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka_!!
Menyesal pun… tiada berguna
Taubat tak lagi diterima

Minta maaf… tak lagi didengar..
Kini aku sendirian mempertanggungjawabkan apa yg pernah aku lakukan…

Ya Allah, kalau boleh…
Tolong pinjamkan satu hari saja milik-Mu
Aku akan berkeliling mohon maaf kepada mereka_
Yg telah merasakan keza limanku

Yang susah dan sedih karena ulahku
Yang aku sa kiti hatinya
Yang telah aku bohongi

Ya Allah,,, berikan aku satu hari saja . .
Untuk memberi seluruh baktiku untuk ayah ibu tercinta_
Demi memohon maaf atas kata-kataku yang keras lagi tak sopan

Maafkan aku, Ayah..Ibu..,
Aku sungguh ingin sujud memohon ridha mereka
Maafkan aku…

Aku ingin mengatakan bahwa aku sangat berterimakasih
Atas apa yg mereka kor bankan untukku
Ya Allah… pinjamkan satu hari saja . .

Yang akan aku gunakan setiap detiknya
Untuk ruku’ dan sujud kepada-Mu
Beramal shalih dengan tulus
Menyedekahkan seluruh hartaku yang tersisa, di jalan-Mu

Menyesal sekali rasanya !
Waktu-waktuku berlalu dg sia-sia
Bahkan Al Qur’an firman-Mu dengan malas-malasan kubaca

Andai kubisa putar ulang waktu itu..
Tapi… aku telah dimakamkan hari ini…

Sa kitnya sakaratul maut masih menancap pada setiap senti tu buhku yang kini kaku_

Tenggorokanku serasa ditancapi dahan besar yang penuh duri tajam
Lalu dahan itu ditarik dengan sekuat tenaga oleh malakul ma ut

Sa kit…. sa kit sekali…
Seratus tahun pun tak hilang rasa sa kit ini…

Kulit dan tulangku seperti digergaji lalu direbus dalam belanga
Nyeri… panas….masih terasa
Dagingku pun terasa terlepas dari tulangnya
Duhai … kerasnya tarikan malakul ma ut itu…

Seandainya aku masih bisa bercerita…
Tentu tak akan tenang tidur teman-temanku yang masih hidup_
Seumur hidup mereka tak akan pernah lagi tidur nyenyak..
Andai saja mereka tahu…

Baru beberapa saat dalam gelap…
Masih terdengar sayup-sayup suara sandal orang-orang yang mening galkanku…

Tanah ku burku masih gembur
Baru saja ditidurkan sendirian

Aku lihat tanah ku buran ini makin lama makin menyempit_
Dari kiri, kanan, atas dan bawah, makin mendekat
Aku ngeri… mereka terus menghimpitku dengan ke jam

Aku ingin berteriak… tapi tak mampu…
Tu buhku remuk, rusukku bertindihan
Organ-organ dalamku han cur,

Inilah yg dijanjikan Allah pada semua ma yat, termasuk ma yat orang shalih

Akankah diluaskan lagi ku burku setelah ini?
Bagaimanakah aku menjawab pertanyaan ujian setelah ini?
andaikan aku bisa keluar dari sini…

SAHABATKU . . MASIHKAH INGIN MENAMBAH DOSA-DOSA KITA SETELAH MEMBACA ‘ JERITAN DARI KU BUR’ INI . .
Ingat a jal tdk menunggu taubat . .dan PASTI DATANG

Semoga kita bisa mengubah sikap dan prilaku, untuk menjadi yg lebih baik.
Semoga bermanfaat… آمين يارب العالمين

Add Comment